Sampoerna A Splash merupakan terobosan pertama dari lini Sampoerna A, dimana lini ini merupakan lini SKM dengan penjualan paling tinggi di Indonesia dan juga merek dengan penjualan tertinggi dari HM Sampoerna itu sendiri. Adapun kemungkinan terbesar yang admin duga ialah, Sampoerna sangat tergoda untuk mencoba mengeluarkan SKM LTLN dengan fitur flavored capsule.
Dalam artian, bila Sampoerna terlena dengan penjualan Esse lini SKM yang semakin tinggi, maka kemungkinan besar market share Sampoerna secara umum akan tergerus hingga di batas akhir yang tidak ditentukan, menyebabkan Sampoerna A bisa mengalami penurunan drastis. Meskipun pada Fact Sheet yang dikeluarkan oleh PT HM Sampoerna Tbk. di tahun 2018 mengalami peningkatan dari Q1 yakni 12.3%, lalu meningkat menjadi 13.5% pada Q2, angka ini bisa saja merosot yang salah satunya terjadi dikarenakan persaingan pada segmen SKM LTLN terhitung sangat sengit.
Ada kemungkinan, untuk menghadang Esse lini SKM, maka pada akhirnya Sampoerna mengeluarkan Sampoerna A Splash tepat pada awal Mei 2019 ini dikarenakan Esse saat ini sudah mulai berkembang, yang di satu sisi secara perlahan akan menghancurkan market share dari lini Sampoerna A.
Penggunaan nama Splash sendiri disinyalir juga merupakan adaptasi dari Marlboro Splash atau Marlboro Fusion Series yang sebenarnya sudah dikeluarkan pada tahun 2018 lalu di beberapa negara Asia dan Amerika Selatan.
Saya menduga sebenarnya pada riset awal dari rokok ini terpilih lebih dari 5 jenis buah, namun dikarenakan Sampoerna melihat ada ceruk khusus dari beberapa jenis buah yang ditawarkan, maka pada akhirnya Sampoerna memilih 2 jenis buah untuk menjadi rasa dari kapsul rokok ini. Yakni Semangka dan Lemon.
Sampoerna tetap mempertahankan sensasi khas rokok flavored capsule Indonesia, yakni menggabungkan buah dengan mint. Hal ini dimaksudkan agar bisa menghadang Esse lini SKM secara langsung.
































pam –
damn good